EKONOMI BISNIS

Minyak Atsiri DSA Kendal Berpotensi Ekspor

Laporan J. Totok Sumarno | Senin, 09 Desember 2019 | 15:39 WIB
Diah Suran Febrianti Deputy Head of Environment and Social Responsibility Astra (kanan) didampingi Khafidz Nasrullah (kiri) CEO CV Nares Essential Oils. Foto: Humas Astra
suarasurabaya.net - Minyak Atsiri produk Desa Sejahtera Astra (DSA) di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, berpeluang dan berpotensi memasuki pasar ekspor luar negeri.

Astra melalui pengembangan Desa Sejahtera Astra (DSA) di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, saat ini mampu mendorong masyarakat menghasilkan produk unggulan Minyak Atsiri yang akan dijual ke pasar ekspor.

Sejak membina Desa Sejahtera Astra di Kendal pada Juli 2019 hingga saat ini, Astra secara perlahan dapat memotivasi masyarakat di sana untuk menanam Serai wangi, mengumpulkan daun Cengkih sekaligus mengolah bahan baku dari Minyak Atsiri tersebut. Motivasi tersebut dilakukan melalui serangkaian pendampingan dan pelatihan masyarakat di sana.

Minyak Atsiri merupakan minyak olahan yang dihasilkan dari berbagai bagian dari tumbuhan seperti akar, kulit, batang, daun, bunga dan biji. Minyak Atsiri dihasilkan dari sekitar 160 hingga 200 aneka ragam aromatik yang sebagian ada di Indonesia.


Dari sebelumnya hanya sekitar 200 warga dari 10 desa di Kendal yang dapat mengusahakan bahan baku Minyak Atsiri tersebut, kini sudah ada sekitar 3.000 warga yang menanam Serai Wangi dan menjadi pengumpul daun Cengkih. Akibatnya, produksi Minyak Atsiri yang hanya sekitar 10 ton per bulan menjadi 20 ton per bulan.

"Upaya Astra untuk mengembangkan Desa Sejahtera Astra diharapkan dapat mendorong tingkat kesejahteraan warga di sana, sehingga langkah ini sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa," terang Pongki Pamungkas Chief of Corporate Affairs Astra, Senin (9/12/2019).

Untuk mendorong potensi unggulan Desa Sejahtera Astra di Kendal tersebut, Astra serahkan 10 mesin destilasi Minyak Atsiri serta area gudang untuk proses produksi, sekaligus melakukan pendampingan pelatihan warga Desa Sejahtera Astra di Kendal bersama dengan CV Nares Essential Oils agar dapat mengolah daun Cengkih dan tanaman Serai Wangi.

Acara dihadiri oleh 150 pegiat dari 10 DSA Kendal, Direktur Pengembangan Ekonomi Lokal Ditjen Pembangunan Daerah Tertinggal Bahartani Lamakampali, Kepala Bidang Pengembangan dan Optimalisasi Sarana Pendukung Ekonomi Kawasan Kemenko Perekonomian RI Agus Wahyudi, Bupati Kendal Mirna Annisa, Deputy Head of Environment and Social Responsibility Astra Diah Suran Febrianti.

Seiring dengan penyerahan 10 mesin destilasi Minyak Atsiri, Astra dan CV Nares Essential Oils menyepakati kerjasama penjualan produk unggulan Desa Sejahtera Astra di Kendal yang berpotensi untuk penjualan pasar ekspor.(tok/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.