EKONOMI BISNIS

Lepas Ekspor Rp805 Miliar Produk Pertanian Jatim, Mentan Ingin Peningkatan Tiga Kali Lipat

Laporan Denza Perdana | Senin, 02 Desember 2019 | 20:41 WIB
Syahrul Yasin Limpo Menteri Pertanian bersama Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur melepas ekspor hasil pertanian dan perkebunan Jatim senilai Rp805 miliar dari Terminal Petikemas Surabaya, Senin (2/12/2019). Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Syahrul Yasin Limpo Menteri Pertanian bersama Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jawa Timur melepas ekspor hasil pertanian dan perkebunan Jatim senilai Rp805 miliar dari Terminal Petikemas Surabaya, Senin (2/12/2019).

Komoditas hasil pertanian dan perkebunan yang diekspor di antaranya kopi robusta, cengkeh, pupuk organik, susu, sarang burung walet, shuttlecock, kayu manis, buah pala, jamur beku, plywood, minyak goreng, dan beberapa komoditas lainnya.

Berbagai komoditas hasil pertanian dengan nilai valuasi beragam itu diekspor ke berbagai negara di dunia. Bunga cengkeh seberat 10 ton senilai Rp877 juta, contohnya. Cengkeh sebanyak itu diekspor ke Brasil.

Selain cengkeh, ada 46 ton biji kopi robusta hasil perkebunan di Jatim senilai Rp1,02 miliar yang diekspor ke Italia. Lalu pupuk organik 54 ton senilai Rp119,2 juta yang diekspor ke Singapura.


"Ini kebanggaan bagi saya dan Bu Gubernur. Ini bukti, kemampuan ekspor kita punya ruang cukup besar menjadi energi ekonomi, dengan memaksimalkan komoditi yang dimiliki Jawa Timur," kata Syahrul.

Politisi Partai Nasdem itu bilang, komoditi ekspor Jatim punya akselerasi luar biasa. Pemberangkatan ekspor senilai Rp805 miliar ini meningkat 100 persen dibandingkan tahun lalu.

Adapun volume ekspor kali ini meningkat 23 persen. Produk yang tersertifikasi ekspor meningkat 8 persen. Serta adanya jaminan 100 persen produk dari Jawa Timur tidak ada yang ditolak di negara tujuan.

"Harapan kami, besok makin lancar di pelabuhan, tidak ada kendala yang bikin ribet di ekspor. Saya pun mengajak Jatim untuk sama-sama meningkatkan ekspor tiga kali lipat," katanya.

Kepada Khofifah Gubernur, juga pemangku kebijakan lain di Jawa Timur, Syahrul minta masukan, apa saja yang dibutuhkan untuk mewujudkan peningkatan ekspor produk pertanian tiga kali lipat seperti yang dia harapkan.

Kementerian Pertanian, kata Syahrul, siap mem-backup dan memfasilitasi kebutuhan yang diperlukan pemangku kebijakan di Jatim agar ekspor Jawa Timur meningkat sesuai harapannya.

"Kami siap back up, apa yang dibutuhkan Jawa Timur supaya ekspornya meningkat tiga kali lipat. Kami akan bantu. Toh apa yang kita lakukan bersama-sama ini juga untuk negara," ujarnya.(den/iss)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.