EKONOMI BISNIS

Jasa Marga Partisipasi Program PINA Bappenas Melalui Pembiayaan Jalan Tol Probowangi

Laporan Ika Suryani Syarief | Senin, 14 Oktober 2019 | 21:13 WIB
Penandatanganan Head of Agreement (HoA) untuk rencana investasi dalam pembangunan jalan tol yang dikelola oleh salah satu anak usaha Jasa Marga, PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB). Foto: Jasa Marga
suarasurabaya.net - PT Jasa Marga (Persero) Tbk turut berpartisipasi dalam skema Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA) yang diinisiasi oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BPPN) Republik Indonesia melalui pembiayaan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi).

Partisipasi tersebut dimulai dengan penandatanganan Head of Agreement (HoA) antara Adrian Priohutomo Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga, Eko Putro Adijayanto CEO PINA Center for Private Investment dan Fan Yifeng Presiden Director PT China Communications Construction Indonesia (CCCI) untuk rencana investasi dalam pembangunan jalan tol yang dikelola oleh salah satu anak usaha Jasa Marga, PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), yang berlangsung hari ini (14/10/2019).

Bambang P.S Brodjonegoro Menteri PPN/Kepala Bapennas menyampaikan, keterlibatan investor dapat menjadi pilihan biaya dalam konstruksi serta dapat mempercepat pembangunan infrastruktur khususnya jalan tol.

"Ekonomi akan tumbuh cepat jika kita dapat menjaga iklim investasi dengan baik terutama dibidang infrastruktur. Diharapkan dengan pembiayaan proyek jalan tol Probolinggo Banyuwangi melalui skema pendanaan PINA, Infrastruktur dapat dibangun, cepat dioperasikan dan dapat dinikmati oleh masyarakat," tambahnya melalui keterangan tertulis PT Jasa Marga (Persero) Tbk.


Selaras dengan hal tersebut, Direktur Pengembangan Jasa Marga Adrian Priohutomo menjelaskan bahwa Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi merupakan bagian akhir dari jaringan Jalan Tol Trans Jawa yang memiliki panjang 172 Km dengan total biaya investasi sebesar kurang lebih Rp23 triliun.

"Tentu saja hal tersebut membutuhkan dukungan finansial dari berbagai pihak terutama dalam alternatif skema investasi, dimana salah satunya adalah berpartisipasi dalam program PINA," kata Adrian.

Setelah penandatanganan HoA dilakukan, maka calon investor akan melakukan kegiatan uji tuntas (due diligence) terhadap proyek Jalan Tol Probowangi. Penandatanganan HoA ini menjadi langkah awal komitmen para pihak untuk menindaklanjuti dengan pembahasan syarat-syarat dan kondisi perjanjian

"Jika disepakati para pihak dan setelah diperolehnya persetujuan-persetujuan yang diperlukan baik internal maupun eksternal, maka akan dilanjutkan dengan perjanjian final dengan PT CCCI sebagai investor baik untuk ekuitas maupun untuk pinjaman di proyek pembangunan Jalan Tol Probowangi," tutup Adrian.(iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA