EKONOMI BISNIS

RI Tetap Konsisten Tingkatkan Ekspor Produk Potensial ke China

Laporan Anggi Widya Permani | Minggu, 22 September 2019 | 16:24 WIB
Enggartiasto Lukita Menteri Perdagangan. Foto: Antara
suarasurabaya.net - Enggartiasto Lukita Menteri Perdagangan menegaskan Indonesia dan China konsisten meningkatkan kerja sama di bidang perdagangan. Dia sampaikan ini pada pertemuan bilateral dengan Wang Fanghong Executive Deputy Director of the Administrative Committee of Guangxi Pingxiang Integrated Free Trade Zone, dilansir Antara, Minggu (22/9/2019).

Pertemuan berlangsung di sela-sela persiapan pameran China-ASEAN Expo ke-16 di Pingxiang, Guangxi, pada Jumat (20/9/2019). "Ini merupakan awal kerja sama yang baik. Kami harap kerja sama ini bisa meningkatkan ekspor produk-produk potensial Indonesia dan mengisi pasar-pasar di China," ujar Enggar.

Dia juga menjelaskan, pertemuan kali ini adalah tindak lanjut pertemuan Mendag sebelumnya dengan Menteri General Administration of Customs (GACC) di Beijing beberapa waktu lalu, tentang daerah perdagangan bebas di China.

Kata Mendag, zona perdagangan bebas di dua provinsi, yaitu Guangxi dan Fujian dapat menjadi pintu masuk bagi produk sarang burung walet setengah jadi, produk buah-buah, dan produk lainnya ke China.


Hal itu karena dua provinsi itu punya kekhususan sebagai zona perdagangan bebas.

"Kota Pingxiang di Provinsi Guangxi dan Provinsi Fujian mendapat kekhususan dari Pemerintah China sebagai daerah ekonomi spesial. Kedua kota itu bisa menerima berbagai komoditas yang kemudian diolah dan menjadi pintu masuk ke pasar China. Komoditas Indonesia bisa masuk lewat jalur darat dan laut," kata dia.

Pada kesempatan ini, Enggar juga menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Edible Birdís Nest Processing Project Settled In antara Pemerintah China dan perwakilan perusahaan FKS Group dari Indonesia.

Penandatanganan dilakukan oleh Wang Fanghong Executive Deputy Director of the Administrative Committee of Guangxi Pingxiang Integrated Free Trade Zone dan Edy Kusuma dari perusahaan FKS Group.

Sebelumnya, Mendag bersama Wang Fanghong mengunjungi perbatasan darat China dan Vietnam di Pingxiang yang merupakan rute jalan darat masuknya komoditas dari negara-negara ASEAN seperti Thailand dan Vietnam ke China.

"Kita harus bisa mengoptimalkan potensi ekspor produk Indonesia ke China karena China memberi kesempatan pada Indonesia untuk memasukkan berbagai produknya ke China. Peluang inilah yang harus kita manfaatkan sebaik-baiknya," ujarnya.

Pada pertemuan ini, Mendag juga mempromosikan Trade Expo Indonesia ke-34 yang akan diselenggarakan di Indonesia Convention Exhibiton (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD) City, Tangerang pada 16ó20 Oktober 2019.(ant/ang)
Editor: Denza Perdana



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.