EKONOMI BISNIS

Bangun 17.800 BTS di Kalimantan, Komitmen Layanan Telkomsel

Laporan J. Totok Sumarno | Sabtu, 17 Agustus 2019 | 16:18 WIB
Telkomsel penuhi komitmen dengan membangun BTS di Kalimantan, sebagai wujud konsistensi layanan. Foto: Humas Telkomsel
suarasurabaya.net - Di Kalimantan, Telkomsel menggelar 17.800 unit Base Transceiver Station (BTS), dan sekitar 11.400 di antaranya merupakan BTS broadband, sebagai bentuk konsistensi dan komitmen layanan untuk membangun infrastruktur jaringan yang merata di Indonesia.

Emma Sri Martini Direktur Utama Telkomsel menyampaikan bahwa semangat yang ditanamkan adalah semangat menyatukan dan memberikan hak atas aksesibilitas telekomunikasi masyarakat di seluruh tanah air.

Sehingga sudah menjadi tugas dan kewajiban Telkomsel memberikan layanan terbaik kepada seluruh elemen masyarakat Indonesia tanpa terkecuali.

Komitmen dan konsistensi penggelaran jaringan yang Telkomsel lakukan di Kalimantan menjadi bukti bahwa layanan dan jaringan Telkomsel merata tidak hanya berpusat di kota-kota besar saja atau tidak hanya berpusat di pulau Jawa saja namun juga menjangkau pulau-pulau lainnya di seluruh wilayah Indonesia hingga pelosok bahkan wilayah perbatasan RI.


Di Kalimantan, lanjut Emma jaringan Telkomsel telah menjangkau lebih dari 90% wilayah serta layanan-layanan broadband juga telah di hadirkan untuk mengakselerasi terbentuknya ekosistem gaya hidup digital masyarakat.

"Bahkan di Kalimantan kami telah mengadopsi teknologi terbaru yaitu 4,9G Massive MIMO sebanyak 4 unit BTS yang tersebar di Banjarmasin, Balikpapan, dan Tarakan. Sehingga hadirnya teknologi terbaru ini akan meningkatkan pengalaman pelanggan dengan kapasitas yang lebih besar," papar Emma.


(Telkomsel dalam program BUMN Hadir Untuk Negeri di Tarakan, Kalimantan. Foto: Humas Telkomsel)

Di samping itu, secara khusus lebih dari 14.500 unit BTS (yang terdiri dari BTS Reguler dan BTS Merah Putih, serta BTS USO bersama dengan pemerintah melalui BAKTI) telah Telkomsel operasikan di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) di mana 5.300 BTS di antaranya berada di wilayah Perbatasan dengan negara lain seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, Timor Leste, Australia, Filipina dan Papua Nugini.

Bahkan sekitar 7.800 unit dari BTS di wilayah 3T tersebut merupakan BTS broadband yang siap mengakomodasi kebutuhan masyarakat dalam mengakses layanan data.

Sementara itu, di Tarakan, Telkomsel sebagai bagian dari Telkom Group berpartisipasi dalam program BUMN Hadir Untuk Negeri dan meningkatkan indeks pembangunan manusia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan membangun sarana fasilitas umum 54 unit MCK (Mandi, Cuci, Kakus) dan 18 titik Sarana Air Bersih (SAB) yang tersebar di empat kecamatan di kota Tarakan, Kalimantan Utara.

Dalam rangka HUT Republik Indonesia ke 74, melalui program CSR ini merupakan bentuk kontribusi dan kolaborasi Telkomsel yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas kehidupan masyarakat di berbagai daerah pelosok di Indonesia melalui Pemberdayaan Masyarakat, Pendidikan, Masyarakat Digital dan Filantropi.

"Program ini adalah partisipasi aktif. Bantuan yang kami berikan merupakan wujud nyata komitmen Telkomsel. Sebagai perusahaan yang dekat dengan masyarakat, Telkomsel ingin selalu memberikan manfaat yang lebih untuk masyarakat Tarakan," pungkas Emma.(tok)
Editor: Zumrotul Abidin



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.