EKONOMI BISNIS

Perekonomian Indonesia Dipastikan Tetap Stabil Jelang Pemilu 2019

Laporan Anggi Widya Permani | Senin, 25 Maret 2019 | 13:06 WIB
Moeldoko Staf Kepresidenan RI setelah menjadi pemateri Seminar Peluang dan Tantangan Ekonomi Indonesia 2019, di Surabaya, Senin (25/3/2019). Foto: Anggi suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Perekonomian Indonesia dipastikan tetap stabil menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Ini disampaikan Moeldoko Staf Kepresidenan RI saat mengisi materi dalam Seminar Peluang dan Tantangan Ekonomi Indonesia 2019, di Surabaya, Senin (25/3/2019).

Moeldoko mengatakan, kondisi ini didorong oleh keadaan politik yang kian terbuka dan pondasi demokrasi negara yang semakin kokoh usai masa reformasi. Ini juga diperkuat dengan ekonomi Indonesia yang terpantau tumbuh dalam empat tahun terakhir.

Dari 2015 hingga 2018, produk domestik bruto (PDB) Indonesia tumbuh berturut-turut 4,88 persen, 5,03 persen, 5,07 persen, dan 5,17 persen. Bukan saja terus tumbuh, tren ini memperlihatkan, pertumbuhan PDB selalu lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurutnya, pertumbuhan yang berkelanjutan ini juga ditopang oleh komitmen pemerintah untuk melanjutkan program pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia. Tahun ini pun, pihaknya optimistis perekonomian Indonesia akan tumbuh mencapai 5,3 persen.


"Kita memiliki stabilitas ekonomi yang sangat baik. Makro-ekonomi kita bisa dikenali. Kita punya stabilitas politik yang cukup bagus. Saya ingin sampaikan bahwa kita sangat optimis, jelang maupun setelah Pemilu, pertumbuhan ekonomi kita akan stabil," kata Moeldoko.

Kondisi ekonomi Indonesia yang cenderung stabil ini, kata dia, tercermin dari pelaksanaan pemilu sebelumnya, salah satunya Pilkada serentak 2018 kemarin. Selain dinilai sukses, pelaksanaan Pilkada saat itu juga mendapatkan penghargaan dan apresiasi dari berbagai negara.

Dengan begitu, dia pun optimis kalau kondisi Pemilu 2019 pada 17 April mendatang juga tidak jauh berbeda dengan pemilu sebelumnya. Dia juga tidak menampik adanya perang politik yang terjadi di media sosial. Namun, dia memastikan hal itu tidak akan terjadi di lapangan.

Apapun hasil dari Pemilu 2019 nanti, kata dia, kondisi ekonomi Indonesia dipastikan akan stabil. Untuk itu, dia meminta sejumlah pihak khususnya para investor tidak khawatir dengan keadaan perekonomian Indonesia menjelang pemilu.

"Saya mantan Panglima TNI, yang sebagian besar berada di lapangan. Saya punya naluri untuk melihat situasi. Bahwa, tidak akan terjadi apa-apa. Walaupun itu di dunia maya seperti perang tanding, tetapi kita punya pengalaman pada saat Pilkada kemarin. Sempat ada yang skeptis kan? akan terjadi pertumpahan darah. Ternyata? Semuanya berjalan lancar dan ada yang menang, ada yang kalah," kata dia. (ang/iss)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.