EKONOMI BISNIS

Risma Sarankan UMKM Fokus Kuasai Pasar Dalam Negeri Dulu

Laporan Zumrotul Abidin | Jumat, 15 Maret 2019 | 21:47 WIB
Tri Rismaharini Walikota Surabaya ketika mengisi Diskusi di Harian Kompas Jatim, Jumat (15/3/2019). Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya mengajak pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) fokus merebut pasar di dalam negeri dulu. Sebab, potensi pasar dalam negeri masih sangat besar. Apabila mereka tidak mengambilnya, akan diambil orang luar negeri.

"Pasar kita besar sekali. Justru kalau orientasi kita keluar, justru pasar kita di dalam negeri diambil orang luar. Pahlawan Ekonomi harus penuhi dulu pasar di Indonesia jangan melirik ke luar dulu. Memang dapatnya banyak, dolar gitu saat kursnya tinggi. Tapi tantangannya berat," ujar Risma usai mengisi Diskusi di Harian Kompas Jatim, Jumat (15/3/2019).

Menurut Risma, yang terpenting saat ini, pelaku UMKM serius meningkatkan kualitas produknya agar bisa bersaing dengan produk luar negeri.

"Yang paling penting kita mendapatkan harga dan kualitasnya sesuai, itu yang penting. Dapat harga tinggi dengan kualitas bagus dia bisa saving itu. Itu permainnya. Jangan sampai potensi besar itu diambil orang lain," katanya.

Risma menegaskan, program Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda mendapatkan banyak dukungan dari beberapa perusahaan besar karena trust atau konsistensi dalam berusaha. Program UMKM di Surabaya, kata Risma, bukan sekadar seremonial, yang setelah diliput media kemudian selesai tidak berlanjut.

"Program Pahlawan Ekonomi itu murni untuk meningkatkan kapasitas dan income masyarakat, sehingga bisa mengurangi kemiskinan. Selain itu teman-teman itu juga konsistensi, bukan yang diperlihatkan pada wartawan setelah itu selesai. Karena ini benar-benar riil bukan drama. Inilah yang bikin orang tertarik," katanya.

Risma mengatakan, beberapa Perusahaan yang ikut mensupport Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda adalah PT Sampoerna, Carefour, Telkom, Facebook, Transmart, Bank Mega, OJK, dan sebagainya.

"OJK juga memberikab pelatihan di bidang keuangan. Mereka sekarang lebih berkembang, di Pejuang Muda bahkan sudah banyak yang di bidang jasa seperti Event Organizer (EO)," kata Risma. (bid/bas/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.