EKONOMI BISNIS

60 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Jepang, Investasi dan Transfer Teknologi Jadi Kunci

Laporan Agung Hari Baskoro | Selasa, 11 Desember 2018 | 16:18 WIB
Foto bersama Perwakilan Indonesia dan Jepang pada 5th Indonesia-Japan Bussiness & Technology Simposium di Surabaya, Selasa (11/12/2018). Foto: Baskoro suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Selama 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang, negara ini memiliki banyak kontribusi utamanya pada bidang investasi dan transfer teknologi pada Indonesia. Rachmat Gobel Utusan Khusus Indonesia untuk Investasi Jepang menyebut, Jepang sudah memiliki kepercayaan besar pada Indonesia.

Ia mengatakan, Jepang selama ini telah menjadi negara dengan investasi nomor dua terbesar setelah Singapura. Jepang menyumbang USD1,4 miliar atau 16,7 persen dari total investasi asing di Indonesia. Angka ini hanya kalah dari Singapura yang menyumbang USD2,6 miliar atau 32,6 persen dari total investasi asing di Indonesia.

Jepang juga berkontribusi pada transfer teknologi ke Indonesia. Gobel juga menyebut, selama 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang, negara tersebut konsisten melakukan transfer teknologi pada tenaga ahli Indonesia. Salah satunya yaitu proyek bersama di aliran sungai Brantas Jawa Timur pada tahun 1968. Saat itu, banyak teknisi Indonesia yang dididik selama jalannya proyek oleh Jepang sebagai bagian dari transfer teknologi.

"Dengan transfer teknologi ini, harusnya nanti perusahaan Indonesia bisa memiliki level setara dengan perusahaan Jepang," kata Gobel pada gelaran 5th Indonesia-Japan Bussiness & Technology Simposium di Surabaya pada Selasa (11/12/2018).


Suzuki Keishi Anggota Komite Pengarah Peringatan 60 Tahun Hubungan Diplomatik Jepang-Indonesia mengatakan, ada dua latar belakang yang membuat hubungan baik Jepang-Indonesia bisa terbangun. Pertama karena teknologi yang dimiliki oleh perusahaan-perusahaan Jepang di Indoneisa dan kedua berkat kepercayaan masyarakat Indonesia pada teknologi Jepang.

"Kita senang karena teknologi Jepang bisa berkontribusi pada masyarakat Indonesia," ujarnya.

Jamhadi Ketua Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Surabaya menyebut, Jepang menjadi salah satu negara dengan investasi paling banyak di Jawa Timur. Ia menyebut, dari 38 negara yang melakukan Foreigh Direct Investment (FDI) di Jawa Timur, saat ini Jepang menempati rangking 3 untuk investasi di provinsi ini.

"Hubungan baik sangat ditunjukkan dengan investasi yang tinggi," katanya. (bas/dim/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.