EKONOMI BISNIS

40 Perusahaan Myanmar Tertarik Bisnis di Indonesia

Laporan Ika Suryani Syarief | Rabu, 19 September 2018 | 06:44 WIB
Ilustrasi.
suarasurabaya.net - Lebih dari 50 pebisnis dari 40 perusahaan Myanmar tertarik dan menghadiri "Indonesia-Myanmar Business Matching 2018" di Lotte Hotel Yangon pada Senin (17/9/2018).

"Acara yang diselenggarakan oleh KBRI Yangon bekerja sama dengan UMFCCI (KADIN Myanmar) tersebut telah mempertemukan sekitar 20 pebisnis Indonesia dari 10 perusahaan, baik yang datang dari Indonesia maupun yang telah berada di Myanmar, dengan rekan sejawatnya dari Myanmar," demikian KBRI Yangon dalam keterangan tertulis yang dilansir Antara, Rabu (19/9/2018).

Selain itu, pertemuan bisnis tersebut juga dihadiri oleh Direktur Jenderal Organisasi Promosi Perdagangan Myanmar, Kementerian Perdagangan Myanmar, Presiden UMFCCI, serta para pejabat dari Kementerian Konstruksi dan Kementerian Perindustrian Myanmar.

Iza Fadri, Duta Besar RI untuk Myanmar, dalam pembukaan menyampaikan bahwa masih terdapat peluang besar bagi kedua negara untuk terus meningkatkan nilai perdagangan, khususnya melalui kegiatan pertemuan langsung.

Nilai perdagangan Indonesia-Myanmar mencapai 973 juta dolar AS pada tahun 2017. Diyakini pada akhir tahun 2018, total perdagangan bilateral akan mencapai 1 miliar dolar.

U Aung Soe Dirjen Kemdag Myanmar dan Zaw Min Win Presiden UMFCCI menyampaikan hal serupa dan terus mendorong pengusaha Indonesia untuk berinvestasi di Myanmar.

Pengusaha serta perusahaan yang hadir pada pertemuan bisnis bergerak di bidang konstruksi, infrastruktur, pengepakan dan pengolahan, transportasi, manufaktur, barang-barang konsumsi, telekomunikasi, peralatan listrik, dan farmasi.(ant/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.