EKONOMI BISNIS

Pertamina Imbau Masyarakat Menengah Atas Menggunakan Elpiji Nonsubsidi

Laporan Agustina Suminar | Kamis, 12 Juli 2018 | 14:15 WIB
Ilustrasi. Foto: Antara
suarasurabaya.net - Pertamina terus mendorong masyarakat menengah ke atas di wilayah Sulawesi agar menggunakan elpiji nonsubsidi.

"Kami terus melakukan edukasi dan sosialisasi agar masyarakat yang berpenghasilan di atas rata-rata Rp1,5 juta per bulan menggunakan elpiji non subsidi," kata Tengku Fernanda General Manager Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi, di Manado, Kamis (12/6/2018).

Dia berharap semua aparatur sipil negara (ASN) bisa menggunakan elpiji non subsidi karena yang bersubsidi hanya untuk masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha kecil.

Perlu diketahui, Pertamina telah meluncurkan bahan bakar elpiji nonsubsidi jenis Bright Gas kemasan tiga kilogram untuk mendorong masyarakat menengah ke atas menggunakan elpiji nonsubsidi pada Juli 2018 ini.

Pada enam bulan pertama, Pertamina akan melakukan uji pasar di wilayah Jakarta dan Surabaya sebelum ke daerah lainnya.

"Wilayah Sulawesi masuk dalam salah satu titik yang nantinya akan dipasarkan Bright Gas 3 kilogram itu," kata Tengku Fernanda sebagaimana dilansir dari Antara.

Dia mengatakan, pada masa uji pasar ini distribusi Bright Gas 3 kilogram untuk Jakarta sebanyak 2 ribu tabung sedangkan di Surabaya sebanyak seribu tabung.

Produk baru elpiji tiga kilogram nonsubsidi Bright Gas ini memang ditujukan untuk melengkapi jenis elpiji untuk memenuhi kebutuhan masyarakat mampu.

Elpiji tiga kilogram nonsubsidi itu dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen karena alasan sebagian masyarakat mampu justru memilih menggunakan elpiji tiga kilogram karena ukuran yang jauh lebih kecil dibanding elpiji nonsubsidi 5,5 kg dan 12 kg yang telah dipasarkan sebelumnya.

Pertamina MOR VII juga memaparkan rencana harga isi ulang elpiji jenis ini, yakni antara Rp35 ribu hingga Rp40 ribu per tabung. Sedangkan harga tabungnya Rp110 ribu.(ant/tna)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA