EKONOMI BISNIS

Ekspor Susu ke Singapura, BBKP Surabaya Periksa 1.824 Karton Susu

Laporan Pratino Aditya Tama | Jumat, 13 April 2018 | 18:37 WIB
Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya memeriksa 1.824 carton ESL yang berisikan minuman susu mineral. Foto: kominfo.jatimprov.go.id
suarasurabaya.net - Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya memeriksa 1.824 carton ESL yang berisikan minuman susu mineral di gudang pemilik Malang. Kegiatan pemeriksaan susu yang akan diekspor ke Singapura itu telah berlangsung sejak 10 April 2018.

Aditya Widhi Wicaksana, petugas karantina hewan BBKP Surabaya, Jumat (13/4/2018) mengatakan, setelah dilaksanakan pemeriksaan, komoditi tersebut telah memenuhi persyaratan karantina sehingga dapat diterbitkan sertifikat sanitasi produk hewan, yang merupakan persyaratan wajib yang ditentukan oleh negara asal yaitu Singapura.

Seperti dikutip laman resmi kominfo.jatimprov.go.id, sejak tahun 2015, PT Greenfields Indonesia (GI) telah melakukan ekspor susu secara rutin melalui pelabuhan laut Tanjung Perak, Surabaya menuju negara-negara Asia seperti Singapura, Hongkong, Malaysia, Kamboja, Macau, Filipina, Myanmar, dan Brunei Darussalam.

Pada tahun 2015 telah dilaksanakan ekspor sejumlah 11.065 ton (327 kali pengiriman); 2016 sejumlah 8.555 ton (291 kali), 2017: 9.042 ton (295 kali), dan pada periode Januari sampai Maret 2018 sejumlah 827 ton (39 kali pengiriman).

Variasi produk susu yang dieskpor adalah Extended shelf-life (ESL) atau ultra-pasteurised fresh milk, skim, chocomalt, low fat, mozarella cheese block, ricotta cheese dan bocconcini cheese block. (ino/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.