EKONOMI BISNIS

Disbudpar Berharap MTF 2018 Dorong Peningkatan Pariwisata Jawa Timur

Laporan Denza Perdana | Kamis, 12 April 2018 | 21:22 WIB
Majapahit Travel Fair 2018, Kamis (14/4/2018). Foto: Denza suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Jarianto Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur berharap dengan digelarnya Majapahit Travel Fair (MTF) ke-19, bertema 'cultural uniqueness', meningkatkan kontribusi sektor pariwisata untuk peningkatan ekonomi di Jawa Timur.

Menurutnya, selama ini sektor pariwisata di Jawa Timur terus meningkat dari tahun ke tahun seiring peningkatan kontribusi sektor pariwisata dalam Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur.

"Tahun lalu, kontribusi sektor pariwisata Rp117 triliun dari total PDRB Rp2.011 triliun atau sekitar 5,67 persen dari PDRB," ujarnya kepada suarasurabaya.net, di Grand City Convention and Exhibition, Kamis (11/4/2018).

Melalui MTF 2018 dia berharap kontribusi sektor pariwisata terhadap PDRB pada 2018 meningkat mencapai 7-9 persen meskipun PDRB di Jawa Timur juga turut meningkat.

Menurutnya, tema yang diangkat di MTF 2018 saat ini sangat sesuai dengan apa yang sedang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Disbudpar Jatim.

Disbudpar Jawa Timur sedang mendorong demokrasi kebudayaan, yakni memberikan kesempatan kepada kearifan lokal di Jawa Timur untuk tumbuh agar sektor pariwisata Jatim berjalan stabil.

Contohnya Desa Wisata di Jawa Timur yang diklaim oleh Jarianto sudah berjumlah ratusan, tersebar di Kabupaten/Kota yang ada. Menurutnya, pengembangan wisata dari pinggiran ini akan terus meningkatkan gairah wisatawan.

Dengan optimalisasi Desa Wisata, wisatawan asing akan melihat Jawa Timur tidak hanya melulu destinasi seperti Bromo dan Kawah Ijen, misalnya.

"Di Banyuwangi Desa Wisata ini sudah ada hampir di setiap desa. Kalau ini terus tumbuh, penyebaran wisatawan akan semakin merata. Ini akan mendukung pertumbuhan ekonomi di kota juga," katanya.

Masalahnya adalah konektivitas transportasi, terutama transportasi udara. Untuk itulah, kata Jarianto, Gubernur berharap terminal 3 Bandara Juanda segera terealisasi di 2019.

"Kalau sudah terealisasi wisatawan kita akan bertambah. Karena pesawat-pesawat besar seperti Emirates bisa masuk ke Juanda. Wisatawan asing otomatis akan meningkat," ujarnya.

Saat ini, jumlah wisatawan asing ke Jawa Timur mencapai lebih dari 625 ribu orang. Dengan adanya terminal 3 Bandara Juanda dan peningkatan Desa Wisata, Jarianto optimistis target 1 juta wisatawan asing ke Jawa Timur pada 2019 bisa tercapai. (den/tna/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.