EKONOMI BISNIS

Kapasitas Produksi Mobil Indonesia Capai 2,25 Juta Unit pada 2017

Laporan Dwi Yuli Handayani | Minggu, 21 Januari 2018 | 07:12 WIB
suarasurabaya.net - Kapasitas produksi kendaraan roda empat di Indonesia pada 2017 meningkat menjadi 2.258.131 berkat investasi dari Mitsubishi, Wuling dan Sokon yang memproduksi kendaraannya di Tanah Air pada tahun lalu.

Jongkie D Sugiarto Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) dalam diskusi bersama wartawan di Jakarta, mengungkapkan penambahan kapasitas produksi terpasang (instaled capasity) itu berjumlah 330.000 unit yang berasal dari Mitsubishi 160.000 unit, Sokon 50.000 unit dan Wuling 120.000 unit.

"Wuling dan Sokon sudah masuk Gaikindo. Jadi ada penambahan 330.000 unit kapasitas produksi pada tahun lalu," kata Jongkie beberapa waktu lalu seperti dilansir Antara.

"2,25 juta unit kapasitas produksi itu tersebar dari pabrik-pabrik di Jakarta, Tangerang, Cikarang, Karawang, dan Bogor," katanya kemudian menambahkan

Berdasarkan data Gaikindo yang dipaparkan Jongkie, Daihatsu Indonesia memiliki kapasitas produksi terbesar sebanyak 530.000 unit per tahun, diikuti Suzuki dan Toyota yang berjumlah 320.000 unit tiap tahun.

Mitsubishi memiliki kapasitas produksi 120.000 unit untuk kendaraan komersial dan ditambah 160.000 unit pada pabrik baru mereka yang khusus memproduksi Pajero Sport, Xpander dan L300.

Honda memiliki kapasitas 240.000 unit sedangkan Nissan memiliki 160.131 unit produksi. Pabrikan lainnya seperti Isuzu, Hyundai, Mercedez-Benz, Hino dan UD Truck juga turut berkontribusi dalam produksi di Indonesia.

Kendati demikian, kapasitas produksi tersebut belum mampu dimaksimalkan sepenuhnya karena penjualan mobil sepanjang 2017 hanya naik 1,6 persen dari 1.062.716 unit pada 2016 menjadi 1.079.308 unit. (ant/dwi)


Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA