EKONOMI BISNIS

BPS: Nilai Impor Jawa Timur Naik 0,67 Persen

Laporan Anggi Widya Permani | Senin, 15 Januari 2018 | 20:21 WIB
Teguh Pramono Kepala BPS Provinsi Jawa Timur. Foto: Anggi suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur mencatat nilai impor Jawa Timur Desember 2017 mencapai USD 2,02 miliar atau naik sebesar 0,67 persen dibandingkan November 2017. Angka tersebut apabila dibandingkan dengan Desember 2016 mengalami penurunan, yaitu 0,07 persen.

Teguh Pramono Kepala BPS Provinsi Jawa Timur mengatakan kondisi positif ditunjukkan oleh impor komoditi migas, sedangkan komoditi nonmigas mengalami penurunan.

"Kenaikan impor karena disebabkan oleh impor migas pada Desember 2017 mencapai USD 0,46 miliar atau naik 9,05 persen dibanding November 2017. Bila dibandingkan bulan Desember 2016, angka tersebut mengalami kenaikan 65,94 persen," kata dia.

Sementara untuk impor nonmigas Desember 2017, kata Teguh, mencapai USD 1,56 miliar atau turun 1,55 persen dibandingkan November 2017. Nilai impor nonmigas tersebut turun 10,37 persen dibandingkan dengan Desember tahun sebelumnya.

Komoditas utama impor nonmigas bulan Desember 2017 adalah golongan mesin-mesin atau peralatan mekanik sebesar USD 175,50 juta (11,26 persen), berikutnya disusul golongan barang besi dan baja sebesar USD 173,46 juta (11,13 persen) dan golongan barang buah-buahan sebesar USD 100,70 juta (6,46 persen).

"Untuk negara asal barang impor nonmigas terbesar selama Januari-Desember 2017 adalah Tiongkok dengan nilai USD 5,01 miliar, Amerika Serikat sebesar USD 1,30 miliar, dan Korea Selatan sebesar USD 0,92 miliar. Impor nonmigas dari ASEAN mencapai USD 2,43 miliar, sementara impor nonmigas dari Uni Eropa mencapai USD 1,79 miliar selama periode Januari-Desember 2017," kata dia. (ang/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA