EKONOMI BISNIS

Membaca Peluang Masa Depan Startup Digital

Laporan Zumrotul Abidin | Minggu, 19 November 2017 | 22:27 WIB
Azhar Hasyim Direktur e-Business Kemenkominfo saat memberikan hadiah kepada tim Matakota yang meraih juara I dalam kompetisi startup digital di id.connect. Foto: Abidin suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Azhar Hasyim Direktur e-Business Kemenkominfo mengatakan, di tahun 2018 akan lahir tujuh startup unicorn di Indonesia. Sejauh ini, sudah ada tiga startup unicorn di Indonesia, yakni Go-Jek, Tokopedia, dan Traveloka.

Menurut Hasyim, Kemenkominfo terus mendorong gerakan 1.000 startup hingga 2020. Bersama 8 Kementerian, Kemenkominfo mendorong para startup untuk lebih maju lagi.

"Gerakan 1.000 startup telah dimulai sejak pertengahan 2016 dan hasilnya sudah terlihat di 10 kota. Tahun 2018 ada 7 lagi startup masuk kelas unicorn," ujarnya dalam sambutannya di event id.connect di Tunjungan Plaza Surabaya, Minggu (19/11/2017).

Hasyim mengatakan, pemerintah optimistis mengenai perkembangan startup dalam bisnis e-commerce ini. Menurut catatannya, ada 130 miliar dollar transaksi e-commerce di tahun 2020.

Saat ini yang menjadi pekerjaan rumah pemerintah adalah menyelesaikan tujuh isu utama untuk menata era bisnis digital ini.

Tujuh isu yang harus diselesaikan adalah dukungan pemerintah terhadap startup, perpajakan e-commerce, perlindungan konsumen, infrastruktur atau jaringan internet, keamanan dan logistik.

"Dari tujuh isu itu, ada 31 poin rencana aksi yang harus dilakukan. Hal itu akan dikerjakan masing-masing kementerian. Menkoperekonomian akan memantau tugas masing-masing," katanya.

Sementara itu, Sapto Anggoro CEO Tirto.id mengatakan, startup digital memiliki peluang besar untuk maju. Hanya saja, memang butuh kesabaran dan perbaruan serta konsistensi. Dia menceritakan bagiamana Google mampu menjadi raksasa saat ini karena keuletannya.

"Saya yakin startup berpotensi maju. Google itu baru bisa dapat duit setelah puasa selama 5 tahun," katanya.

Caroline Gondokusumo CEO PT Dutakom Wibawa Putra (D-net) mengatakan, para pelaku startup tidak perlu khawatir menghadapi tantangan.

Sebagai perusahaan penyedia jasa internet, D-net akan turut andil membantu membesarkan startup, khususnya yang ada di Surabaya.

Seperti gelaran event id.connect yang digelar D-net di Tunjungan Plaza, merupakan bagian dari upaya mewadahi kreasi para startup digital.

"Kami akan pertemukan dengan investor bagi para pemenang startup. Kami akan bantu berkolaborasi," katanya.

Sekadar diketahui, di ulang tahun ke 20 tahunnya, D-net menggelar event bertajuk id.connect yang diramaikan kompetisi digital startup dan seminar mengenai perkembangan media terkini di era milenial.

Banyak sekali narasumber yang hadir di antaranya, Sapto Anggoro CEO Tirto.id dan Gaurav Girotra Bussiness Development Manager Facebook expresswifi. (bid/den)
Editor: Denza Perdana



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.