EKONOMI BISNIS

Jokowi Tinggalkan Vietnam, Langsung Hadiri KTT ASEAN di Manila

Laporan Jose Asmanu | Minggu, 12 November 2017 | 09:26 WIB
Setelah menghadiri Pertemuan ke-25 Pemimpin Ekonomi APEC Joko Widodo Presiden dan Ibu Negara langsung akan menghadiri KTT ASEAN ke-31 di Manila, Filipina. Foto: Setpres
suarasurabaya.net - Setelah menghadiri Pertemuan ke-25 Pemimpin Ekonomi APEC di Da Nang, Viet Nam selama dua hari, Joko Widodo Presiden dan Ibu Negara langsung akan menghadiri KTT ASEAN ke-31 di Manila, Filipina.

Presiden beserta rombongan akan bertolak ke Manila menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 melalui Bandara Internasional Da Nang, Viet Nam pada hari Minggu (12/11/2017) pukul 09.00 Waktu Setempat (WS).

Agenda pertama setibanya di Manila, Presiden Jokowi akan mengadakan pertemuan bilateral dengan Shinzo Abe PM Jepang.

Malam harinya, Presiden dan Ibu Iriana menghadiri Special Gala Celebration for The 50th Anniversary of ASEAN yang dihelat di SMX Convention Center.

Di dalam KTT ASEAN di Manila, Indonesia akan mengusung upaya peningkatan kerjasama baik antar Anggota ASEAN maupun antara ASEAN dengan negara-negara mitranya.

"Saya berharap kunjungan kerja ini akan memberikan manfaat nyata yang bisa dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia dan juga rakyat di ASEAN serta Asia Pasifik," kata Presiden.

Ikut dalam rombongan Presiden dalam penerbangan menuju Manila yakni Pramono Anung Sekretaris Kabinet, Johan Budi Staf Khusus Presiden, Heru Budi Hartono Kepala Sekretariat Presiden, Marsda TNI Trisno Hendradi Sekretaris Militer Presiden dan Mayjen TNI (Mar) Suhartono Komandan Paspampres.

Sementara itu, Retno Marsudi Menteri Luar Negeri telah lebih dulu berada di Manila untuk menghadiri pertemuan tingkat menteri dan juga mempersiapkan kedatangan Presiden Jokowi.(jos/dwi)
Editor: Dwi Yuli Handayani



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.