EKONOMI BISNIS
Laporan Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

Pariwisata Jadi Primadona, Penyumbang Utama Devisa Indonesia Tahun 2019

Laporan Ika Suryani Syarief | Selasa, 17 Oktober 2017 | 17:35 WIB
Ilustrasi. Foto: presidenri.go.id
suarasurabaya.net - Sektor pariwisata digadang-gadang menjadi primadona baru bagi pembangunan nasional pada tahun 2019.

Arief Yahya Menteri Pariwisata (Menpar) menegaskan bahwa sumbangan devisa maupun penyerapan tenaga kerja dalam sektor ini amat signifikan bagi devisa negara.

"Perolehan devisa negara dari sektor pariwisata sejak tahun 2016 sudah mengalahkan pemasukan dari migas dan di bawah pemasukan dari industri kelapa sawit (CPO)," katanya seperti dalam laporan Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK, di Kantor Staf Presiden, Selasa (17/10/2017).

Diperkirakan pada tahun 2019, sektor pariwisata menjadi penyumbang utama devisa Indonesia dengan pemasukan sebesar US$24 miliar.

"Presiden Jokowi sudah menyadari dan meminta agar pariwisata menjadi sektor unggulan terbesar nasional," ujar Menpar Arief.

Arief menjelaskan dari hasil riset World Bank 2016, sektor pariwisata adalah penyumbang yang paling mudah untuk devisa dan pendapatan domestik bruton (PDB) suatu negara.

"Untuk Indonesia, pariwisata adalah penyumbang PDB, devisa dan lapangan kerja yang paling mudah dan murah," kata Arief.

World Bank mencatat hanya dengan investasi di industri pariwisata sebesar US$1 juta mampu menyumbang 170 persen dari PDB.

Industri pariwisata juga mampu menggerakkan usaha kecil menengah seperti kuliner, cinderamata, transportasi dan lainnya.(iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA