EKONOMI BISNIS

Kolaborasi Jadi Kunci Ekonomi Kreatif Masa Depan

Laporan J. Totok Sumarno | Kamis, 12 Oktober 2017 | 17:11 WIB
City Talk di Graha Wismilak Surabaya. Foto: Totok suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Ekonomi kreatif masa depan mewajibkan seluruh pelakunya mau berkolaborasi agar ekonomi kreatif itu sendiri menjadi lebih kuat, memberikan manfaat tidak saja bagi pelakunya, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat luas. Dan pada gilirannya menjadikan kota terus berkembang.

Fiki C. Sabari ketua Indonesia Creative Cities Network (ICCN) menegaskan bahwa ada beberapa hal penting yang wajib dilakukan oleh para pemula maupun mereka yang bergerak dibidang ekonomi kreatif agar mampu bertahan dan bersaing dipasar global.

"Beberapa hal penting itu adalah: kolaborasi, kolaborasi, dan kolaborasi. Karena dengan berkolaborasi mereka yang masih pemula dan ingin menekuni ekonomi kreatif jadi paham dan melihat bagaimana sebenarnya ekonomi kreatif itu berlangsung," terang Fiki.

Sedangkan bagi pelaku ekonomi kreatif, lanjut Fiki dengan melakukan kolaborasi akan banyak manfaat atau keuntungan yang bisa diraih. "Paling tidak mereka berkolaborasi untuk saling menginformasikan apa saja yang bisa dihadapi dan dicarikan solusi secara bersama," ujar Fiki.

Lalu Fiki menyebutkan paling tidak ada 5 hal penting yang perlu dipahami masyarakat untuk sukses dan berhasilnya ekonomi kreatif. Fiki menyebut keterlibatan akademisi menjadi hal pertama yang wajib dilakukan agar ekonomi kreatif punya tujuan jelas dan tidak merugikan masyarakat.

Kedua, bahwa sektor bisnis yang ada harus pro kerakyatan, ini berkaitan dalam rangka untuk menghidupkan ekonomi kerakyatan atau dalam wujud nyatanya adalah unit usaha kecil menengah (UKM) yang saat ini sedang digalakkan pemerintah sebagai bagian pemberdayaan masyarakat.

Ketiga, pemberdayaan komunitas. Masyarakat saat ini memiliki berbagai komunitas yang dengan mudah dibentuk sebagai bagian untuk pemberdayaan dan aktualisasi. Keempat, pemerintah tetap harus terlibat agar ada jaminan ekonomi kreatif tidak bertentangan dengan kebijakan pemerintah.

"Yang kelima, media. Pada era sekarang ini, media punya peran penting menginformasikan banyak hal termasuk ekonomi kreatif ini. Khususnya media mainstream, punya kekuatan menginformasikan banyak hal tentang keberhasilan atau kesuksesan sebuah usaha kreatif," tegas Fiki.

Tetapi Fiki mengingatkan bahwa kelima hal itu menjadi tidak berguna jika masing-masing pihak tidak mau berkolaborasi. "Jadi kolaborasi itu adalah kunci untuk keberhasilan ekonomi kreatif saat ini dan masa depan," pungkas Fiki.

Fiki C. Sabari ketua ICCN, Kamis (12/10/2017) hadir menjadi pembicara bersama Syamsu Rizal wakil walikota Makassar dalam Creative Network City Talk di Graha Wismilak, Surabaya. Tema yang dipilih adalah: Collaborative City.

Kegiatan Creative Week yang digelar Bekraf Creative Labs bekerjasama dengan pemerintah kota Surabaya dan Surabaya Creative Network (SCN) ini digelar di beberapa tempat di Surabaya, diantaranya di kampus ITS, C2O Library dan Graha Wismilak.(tok/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA