EKONOMI BISNIS

Pakde Karwo Kaget, Mebel Pasuruan Banyak Ditemukan di Italia

Laporan Fatkhurohman Taufik | Jumat, 11 Agustus 2017 | 18:15 WIB
Ilustrasi. Aneka furniture berkualitas Amerika dan Eropa saat dipamerkan di gedung Suara Surabaya Centre tahun 2015 lalu. Foto: Totok/Dok. suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Soekarwo (Pakde Karwo) Gubernur Jawa Timur mengatakan masyarakat Italia ternyata sangat menggemari mebel asal Pasuruan. Ini terlihat ketika pekan lalu Pakde Karwo sempat berkunjung ke Italia untuk melakukan beberapa kerjasama bisnis.

"Saya sempat kaget kok bisa produk Pasuruan tinggi pasarnya di Italia, padahal data di kita ekspor mebel ke Italia kecil. Ternyata, pengusaha Italia ini membeli dari Bali saat mereka berwisata," ujarnya ketika ditemui di Kantor Gubernur Jawa Timur, Jumat (11/8/2017).

Pakde Karwo, selama sepekan berada di tiga negara di Eropa, yakni Italia, Jerman dan Rusia dalam rangka menjaga hubungan kerja sama di sejumlah bidang antarpemerintah.

Saat berada di Italia, Pakde sempat mengunjungi beberapa pusat penjualan furniture dan menemukan banyak produk ukiran asal Pasuruan. Bahkan mebel dari Pasuruan ini jumlanya mayoritas. Hampir di semua pusat penjualan furniture menjualnya.

"Saya teliti ternyata yang mengenalkan mebel Pasuruan ke Italia adalah para turis. Mereka ke bali, kemudian mencari pengusaha Bali. Jadi yang menjual ke Italia pengusaha Bali," ujarnya.

Melihat pasar yang besar, pakde Karwo mengaku akan mengajak para pengusaha Italia untuk bisa manjalin kerjasama sehingga mebel dari Pasuruan bisa langsung dijual ke Italia tanpa harus melalui Bali.

Sementara itu, saat berada di Rusia, Pakde mengaku sempat menghadiri acara Bisnis Forum Rusia-Indonesia yang diseleggarakan KBRI Moskow bekerjasama dengan Kementerian Perdagangan RI dan Business Council Rusia-Indonesia.

Turut hadir pada kesempatan tersebut sebanyak 300 pengusaha Rusia dan Indonesia, serta pejabat pemerintah kedua negara.

Festival Indonesia 2017 kali ini dikunjungi tak kurang dari 120 ribu orang atau meningkat dibandingkan gelaran yang sama tahun lalu yang dihadiri 100 ribu pengunjung. (fik/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.