EKONOMI BISNIS

Pasca Lebaran Ekonomi Indonesia Akan Kembali Normal

Laporan Muchlis Fadjarudin | Sabtu, 03 Agustus 2013 | 17:28 WIB
suarasurabaya.net -
Hatta Rajasa Menko Perekonomian mengakui Indonesia sedang menghadapi inflasi tinggi. Tingginya angka inflasi disebabkan pengaruh kenaikan harga BBM dan peningkatan konsumsi masyarakat selama dua bulan terakhir.

Tetapi, Hatta meyakini setelah Ramadhan dan Lebaran, konsumsi masyarakat akan kembali ke titik normal dan dampak kenaikan harga BBM akan berkurang.

"Setelah Agustus, kondisi akan turun lagi. Sehingga Insyaallah pada tahun 2014 inflasi dapat diturunkan ,berkisar 4,5 persen lebih rendah dari inflasi di APBN-P 2013 yang dipatok di kisaran 7,2 persen," ujar Hatta.

Untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 6,2 persen tahun ini, kata Hatta, pemerintah akan menjaga inflasi, mendorong investasi, percepat realisasi belanja APBN dengan menghilangkan hambatan birokrasi.

Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi bulanan pada Juli 2013 mencapai 3,29 persen. Hal ini melebihi prediksi Bank Indonesia yang sebelumnya memperkirakan inflasi bulan ini di kisaran 2,87 persen.

Soal kelesuan ekonomi, Menurut Hatta, lesunya pertumbuhan ekonomi tidak hanya dialami Indonesia. Hampir semua negara mengalaminya karena faktornya memang krisis dunia. Namun, pemerintah berupaya mencapai target pertumbuhan 6,2 persen dengan berbagai langkah perbaikan.

Langkah-langkah itu misalnya dengan meningkatkan investasi dan realisasi belanja untuk infrastruktur serta mendorong konsumsi masyarakat.

Dengan cara itu, Hatta optimistis pada semester II ekonomi akan tumbuh lebih baik.(faz/ran)
Editor: Rangga Umara S.



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.