SURABAYA: 25-35 °C (Cerah, Berawan)
Jumat, 03/09/2010
Kurs USD 02/09/2010 17:06:38
jual: Rp 9.053,00 | Beli: Rp 8.963,00
Google suarasurabaya.net
userlogin:
Daftar Lupa Password?
Soerabaja Tempoe Doeloe

 

Blauran
    Topik terbaru :
  • Pdam Oh Pdam... [detil]
  • Beking Resmi... [detil]
  • Reply terbaru :
  • Paling Tidak Perilaku Masyarakat Di Jalanan Yg Tidak Tertib Mengindikasikan Bahwa Di Kehidupan
    Sehari˛ Pun Mereka Juga Tidak Tertib, Maka Pabila Dulu Ada Seorang Perwira Polisi Di Kota Ini Yg
    Mengatak... [detil]
  • Sebaiknya Lain Kali Kalau Lagi Rapat Sekolah..bawa Digital Kamera Aja...ntar Di Publishkan Di
    Internet ..biar Pejabat Kita Pada Melek..inilah Pendidikan Indonesia Sesungguhnya... [detil]
  • Didik Untung Susadi, S.h., Sidoarjo By Pass Krian Rawan Maling, Ketika Saya Makan Di Pecel Madiun Di Ruko Lapangan Sidomulyo 100 Meter U... [detil]
  • Farah Rzi, Sby Menginformasikan Pada Pembaca Suarasurabaya.net, Insyaallah Di Sisa Ramadhan Ini Rumah Zakat Akan Me... [detil]

Kampoeng Media
Jelang Lebaran
SCG Bagi 50 Ribu Panduan Mudik Gratis Dalam rangka Lebaran tahun ini Surabaya City Guide (SCG) kembali bagi-bagikan paduan mudik gratis, tak kurang 50 ribu eksemplar dibagikan.
Sajian Kuliner
Kuliner Ramadhan SHS
Soup Misua Jamur ngin berbuka puasa dengan sayur yang berkuah. Inilah pilihannya, Soup Misua Jamur, segar dan banyak vitaminnya.
Resensi Buku
Suara Surabaya Bukan Radio Keberadaan SS sangat fenomenal. SS pada titik awal contoh sukses industri radio. Buku Suara Surabaya Bukan Radio menuliskan semangat perjalanan itu.
Jaring Radio
Tiket Balik Kereta Api Ludes Sampai 14 September Hari Raya Idul Fitri tinggal seminggu lagi. Meski pemudik belum memadati stasiun kereta api Bojonegoro. Namun tiket untuk arus balik sudah ludes.

  Search
Google
 
 

Ekonomi Bisnis

05 Agustus 2009, 15:53:47| Laporan Agita Sukma Listyanti

Untuk Transparansi, 33 Takmir Masjid se-Surabaya Dilatih Akuntansi

suarasurabaya.net| Pengelolaan keuangan masjid nampaknya memang butuh perhatian khusus. Ini kemudian yang ditangkap Pusat Pemberdayaan Pelayanan Masyarakat (PPPM) STIE Perbanas Surabaya.

Sebanyak 33 takmir masjid di Surabaya mengikuti pelatihan mengenai pengelolaan keuangan masjid di STIE Perbanas, Rabu (05/08).

PEPIE DIPTYANA, SE., Ak., MSi Dosen Akuntansi Sektor Publik STIE Perbanas Surabaya mengatakan selama ini akuntansai sektor publik belum banyak tersentuh. Akuntansi lebih banyak merambah sektor profit oriented.

“Akuntansi cenderung sektor profit. Yang publik seperti yayasan, masjid belum tersentuh. Padahal kalau non profit oriented seperti itu (sumber dananya diperoleh dari) banyak orang yang percayakan uangnya dan ikhlas. Tapi apakah ini disalurkan dengan benar? Ini yang ingin diketahui masyarakat,” papar PEPIE.

Karena itulah, diperlukan sebuah akuntabilitas dan transparansi tentang pengelolaan keuangan. Apalagi, kata PEPIE, populasi masjid dan umat muslim di Surabaya sangat banyak. Kepastian dana mengalir pun selalu ada.

Namun, menurut PEPIE, seringkali takmir masjid sebagai pengelola tidak mengetahui persis gambaran pengalokasian dana. “Bisa jadi mereka menganggap, kalau ada kegiatan, uang datang cepat. Uang yang ada dialokasikan untuk kegiatan. Tapi, tidak ada gambaran sejak awal mau dikelola sepeti apa uang itu,” ujarnya pada suarasurabaya.net, Rabu (05/08).

PEPIE pun memberikan alternatif agar pengelolaan keuangan masjid bisa berjalan efektif. Yakni melalui proses identitas aktifitas dan penyajian anggaran berdasarkan aktifitas.

Setiap masjid tentu memiliki aktifitas yang berbeda bergantung pada sumber daya, karakter masing-masing masjid dan permasalahannya.

Dengan pengidentifikasian tersebut, nantinya akan muncul sumber dana. Entah berasal dari donasi, sumbangan door to door atau lainnya. Selanjutnya, melakukan penganggaran berdasarkan aktifitas yang sudah direncanakan.

Dari hasil forum sharing PEPIE dengan takmir masjid, diharapkan ke depan pihak Perbanas membuka peluang untuk pendampingan dan konsultasi keuangan untuk para takmir guna mempublikasikan transparansi dana.

Diakui PEPIE, saat ini sejumlah yayasan ataupun masjid sudah melakukan publikasi transparansi seperti Al Falah dan Badan Amil Zakat. Dengan adanya publikasi transparansi, masyarakat akan lebih tenang dan percaya ketika menyumbangkan uangnya.(git/ipg)

Teks Foto :
1. Pelatihan takmir masjid dalam mengelola keuangan masjid.
2. PEPIE DIPTYANA, SE., Ak., MSi Dosen Akuntansi Sektor Publik STIE Perbanas Surabaya.
Foto : GITA suarasurabaya.net

Share on Facebook


 



 

Home | Radio Online | Radio On Demand | Video Streaming | Kelana Kota | Politik | Ekonomi Bisnis | Olahraga | Info Teknologi |
Potret Kelana Kota | Peta Surabaya | Titik Nol | 27th Suara Surabaya | Oase Ramadhan | Opini | Konsultasi Kesehatan | SS Media | Faq | Kontak

 

© copyright suarasurabaya.net 2008, All Rights Reserved.