Ekonomi Bisnis
23 Juni 2009, 15:44:25| Laporan Noer Soetantini
Pemkot Surabaya Siapkan Jaring Pengaman Dunia Usaha
suarasurabaya.net| Pemkot Surabaya akan menyiapkan jaring pengaman untuk menekan dunia usaha tidak semakin kelimpungan akibat imbas krisis finansial global. Jaring pengaman ini difokuskan pada sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan koperasi.
ENDANG TJATURAHWATI Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Surabaya Surabaya pada suarasurabaya.net, Selasa (23/06), mengatakan untuk jaring pengaman tersebut, pihaknya mengalokasikan pengembangan UMKM dan koperasi hingga Rp 18,6 milyar. Untuk program pelayanan bidang ketenagakerjaan sebesar Rp 17,22 milyar dan pengembangan kelautan, perikanan, perikanan mencapai Rp 44,69 milyar.
“Totalnya mencapai Rp 80,6 milyar. Krisis finansial global sampai saat ini membuat sektor usaha terengah-engah. Dunia usaha di Surabaya tentu saja juga terkena dampak krisis. Ini terlihat dari penurunan nilai ekspor daerah karena permintaan dari pasar internasional juga melemah. Kita juga menghadapi serbuan produk impor karena produsen negara lain mengalihkan pasarnya ke negara kita,"ujarnya.
ENDANG juga mencermati potensi terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) karena sektor industri kini terganggu. Dengan adanya jaring pengaman, bisnis UMKM dan koperasi bisa terjaga. Melalui alokasi dana, pengembangan potensi pasar baru tujuan ekspor tetap dilakukan termasuk meningkatkan daya saing produk ekspor daerah.
Selain itu, tambah ENDANG, Pemkot Surabaya juga memfasilitasi berupa kerjasama perdagangan dan promosi ke luar negeri. Forum ekspor daerah juga akan dihidupkan untuk mencari solusi problem-problem ekspor. (tin)